Lompat ke konten

Produk & Komoditas

Karet Sintetis & Rubber Compound

SBR, NBR, EPDM, dan pencampuran karet untuk kebutuhan industri.

Karet sintetis dibuat secara kimiawi dan dipakai bersama karet alam untuk mencapai sifat tertentu: ketahanan panas, ketahanan minyak, atau elastisitas yang lebih konsisten. Sebagian pabrik di Indonesia tidak memproduksi polimer dasarnya, melainkan menjalankan pencampuran khusus atau custom mixing sesuai formula pelanggan. Karena itu, kategori ini penting bagi pembeli yang mencari mitra pencampuran, bukan hanya pemasok bahan mentah. Pada halaman ini kami menampilkan entitas yang KBLI atau dokumen izinnya menunjuk industri karet buatan atau pencampuran. Angka kapasitas yang tampil berasal dari dokumen izin bila tercatat; bila tidak, kolomnya dibiarkan kosong alih-alih diisi taksiran.

Spesifikasi yang biasanya diminta

  • SBR, NBR, EPDM, butyl
  • Custom mixing sesuai formula
  • Carbon black dan aditif
  • Kontrol viskositas dan waktu pematangan

Siapa yang membeli

Industri otomotif, barang karet teknis, ban.

KBLI terkait

20132 — dipakai sebagai salah satu dasar penetapan kategori, bukan satu-satunya.

Entitas dengan kategori Karet Sintetis & Rubber Compound

Sumber: registri SIMPEL-LOKA/registri KLHK dan dokumen lingkungan. Kolom kepastian menunjukkan kekuatan dasar penetapan produk — periksa langsung sebelum dipakai dalam kontrak.

PerusahaanWilayahKategori tercatatKepastianKepemilikanKapasitas izin
PT. Synthetic Rubber IndonesiaKota Cilegon, BantenKaret sintetis & rubber compoundTINGGIPMA120 KTA
KWONG FAI MANUFACTORY BATAMKota Batam, Kepulauan RiauKaret sintetis & rubber compoundSEDANG——
PT Mitoku Rubber IndonesiaKabupaten Karawang, Jawa BaratKaret sintetis & rubber compoundSEDANG——
PT DINO CUSTOM MIXINGKabupaten Tangerang, BantenKaret sintetis & rubber compoundTINGGI——
PT MITRA CMB INDONESIAKota Tangerang, BantenKaret sintetis & rubber compoundSEDANG——
Ud.Bintang TerangKabupaten Pasuruan, Jawa TimurKaret sintetis & rubber compoundSEDANG——
Jelajahi perusahaan & mitra →Lihat harga acuan →Kirim kebutuhan pembelian →